Nasional

UI terima 1.569 mahasiswa baru jalur “SIMAK”

UI terima 1.569 mahasiswa baru jalur “SIMAK”

Nasional
Depok - Sebanyak 330 peserta dari Vokasi (D3), 790 S1 Paralel dan 449 peserta S1 Kelas Internasional atau total 1.569 mahasiswa baru berhasil lulus Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) 2017. "Mereka berhasil unggul dari 18.026 peserta SIMAK UI 2017 program Vokasi, S1 Reguler dan S1 Pararel yang telah dilaksanakan pada pertengahan Mei 2017," kata Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti di Depok, Jabar, Jumat. Ia mengatakan pengumuman telah dapat diakses pada hari ini (16/6) melalui laman www.penerimaan.ui.ac.id. Untuk register Akademik bagi para Calon Mahasiswa UI yang lulus melalui SIMAK UI 2017 dilaksanakan pada tanggal 25 - 26 Juli 2017 di Balairung UI, Depok. Adapun tahapan registrasi ulang bagi calon mahasiswa UI yang diterima melalui SIMAK ...
Ada Masjid, Vihara, dan Gereja di Gang Ruhana

Ada Masjid, Vihara, dan Gereja di Gang Ruhana

Nasional
Masjid, vihara, dan gereja itu berada di satu gang. Berdiri kukuh bersebelahan, setiap saat penganutnya menjalankan ritual masing-masing di Gang Ruhana RT 01 RW 02, Kelurahan Paledang, Kota Bandung, itu. Dari mulut Gang Ruhana, terdapat Masjid Al Amanah yang dibangun pada 2014. Jemaahnya selalu ramai, terutama saat Ramadan sekarang ini. Saban sore, mereka datang ke masjid untuk iktikaf atau membaca Al-Quran sambil menunggu waktu berbuka. Hampir menempel pada sisi masjid itu, berdiri Vihara Giri Metta—dari bahasa Sanskerta, artinya “Gunung Kasih Sayang”. Vihara tua tersebut berdiri sejak 1946. Kemudian, di sebelah kanan gang, menghadap Jalan Lengkong, terdapat Gereja Pantekosta yang didirikan pada 1970. Warga setempat, yang mayoritas berlatar Suku Sunda dan keturunan Tionghoa, meng
Presiden minta stop penyebaran berita bohong

Presiden minta stop penyebaran berita bohong

Nasional
Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat menghentikan penyebaran berita bohong dan kebencian di media sosial. "Saya Joko Widodo Presiden Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, marilah bersama-sama kita hentikan penyebaran berita bohong atau hasutan yang mengandung fitnah dan kebencian di sosial media," kata Presiden di kompleks Istana Presiden Jakarta, Kamis. Ia juga meminta agar masyarakat menjaga kesopanan. "Mari kita tunjukan nilai-nilai kesantunan, nilai-nilai kesopanan sebagai budaya bangsa Indonesia," tambah Presiden. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia juga meluncurkan Fatwa MUI No 24/2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial. Dalam Fatwa tersebut dinyatakan haram bagi setiap Muslim dalam bera...
Harga Bahan Baku Plastik E-KTP Cuma Rp 628, Dijual Rp 16.000

Harga Bahan Baku Plastik E-KTP Cuma Rp 628, Dijual Rp 16.000

Nasional
JAKARTA - Perkiraan harga material plastik sebagai bahan dasar pembuatan e-KTP hanya senilai Rp 628,71. Hal itu disampaikan Dosen Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung (ITB), Mikrajuddin Abdullah di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/6/2017). Mikrajuddin dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Namun, dalam fakta persidangan, satu keping e-KTP yang sudah lengkap dengan chip, dijual seharga Rp 16.000. "Saya melakukan penelitian untuk menaksir harga material plastik e-KTP yang contohnya saya terima dari penyidik," ujar Mijrajuddin kepada majelis hakim. Menurut Mikrajuddin, material plastik yang digunakan untuk e-KTP adalah jenis Polyethylene Terephthalate (PET) atau Polyethylene Terephth...
Nigeria Tertarik Beli Kereta Buatan Madiun

Nigeria Tertarik Beli Kereta Buatan Madiun

Nasional
Jakarta - Indonesia tengah menjajaki rencana penjualan gerbong kereta produksi PT Inka di Madiun ke Nigeria. Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan, penjajakan ini dilakukan dalam rangkaian Forum Bisnis di Nigeria beberapa waktu lalu. Hari ini, Retno melaporkan hasil Forum Bisnis tersebut ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) "Beberapa hal yang kita jajaki adalah antara lain mengenai masalah penjualan gerbong kereta api kita," ujar Retno usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Kamis (8/7/2017). Forum bisnis yang dihadiri Retno di Nigeria juga dihadiri oleh sekitar 200 peserta. Sebanyak 14 peserta di antaranya adalah perusahaan asal Indonesia yang telah dan akan menggarap potensi pasar yang ada di negara tersebut. "Untuk ditindaklanjuti, beberapa yang sudah kita...
Pelaku persekusi bisa dijerat KUHP dan UU ITE, ini penjelasannya

Pelaku persekusi bisa dijerat KUHP dan UU ITE, ini penjelasannya

Nasional
Jakarta - Pelaku pesekusi (tindakan memburu seseorang atau kelompok tertentu secara sewenang-wenang dan sistematis) ternyata bisa dijerat dengan pasal pidana (KUHP) maupun UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia, Teuku Nasrullah, menjelaskan jerat hukuman itu tergantung sejauh mana tindakan yang sudah dilakukan pelaku, apakah membalas dengan mencaci di media sosial atau melakukan pengancaman hingga penganiayaaan. "Misal, saya hina Anda di media sosial karena saya tidak terima dengan pendapat Anda. Maka saya dijerat dengan UU ITE," kata Nasrullah saat dihubungi melalui sambungan telepon di Jakarta, Senin. "Namun apabila Anda, atau pendukung Anda merasa tidak suka atas hinaan saya lalu mengancam saya, maka itu akan dijerat de...
Presiden: PKI muncul langsung saya gebuk

Presiden: PKI muncul langsung saya gebuk

Nasional
Malang - Presiden RI Joko Widodo menegaskan akan langsung "gebuk" gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) jika muncul kembali. "Jadi, kalau ada tunjukkan pada kita, tunjukkan pada saya, saya akan gebuk detik itu juga," kata Presiden saat berbicara di acara Kajian Ramadan 1438 Hijriah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang Dome, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu. Jokowi mengungkapkan banyak beredar isu yang menyebut saat ini PKI bangkit. "Pertanyaannya di mana? Di mana? Karena jelas, sudah jelas, di konstitusi kita jelas, Tap MPR bahwa PKI, komunis dilarang di negara kita Indonesia," tegasnya. Presiden mengatakan bahwa keberadaan PKI saat ini dibuat seolah ada lagi dan dinilai dirinya melindunginya. "Sudah dikarang, kok. Apalagi, diso...
Try Sutrisno Minta Ormas yang Lakukan Persekusi Dibubarkan

Try Sutrisno Minta Ormas yang Lakukan Persekusi Dibubarkan

Nasional
Jakarta - Wakil Presiden keenam Indonesia Try Sutrisno menegaskan, ormas tak boleh melakukan persekusi terhadap orang lain. Sebab, tindakan persekusi melanggar nilai-nilai Pancasila dan merusak persatuan. "Enggak boleh orang yang memersekusi itu di luar hukum, apa status ormas itu? Kalau begitu bubar negara ini. Negara kesatuan ini ada Pancasila. Pancasila ini sangat dalam budayanya, etikanya, sopan santunnya. Tidak boleh orang, saya bikin ini, ditindak. Kalau begitu semua, hancur ini. Apa perlunya bernegara? Persekusi oleh siapa pun tidak boleh," ucap Try di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (2/6/2017). Menurut dia, pemerintah harus bertindak atas maraknya persekusi saat ini. Dia mencontohkan bagaimana Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dilarang karena tidak sesuai dengan Pancasila...
Ketua Dewan Pers sesalkan laman lembaganya diretas tapi sependapat dengan pesannya

Ketua Dewan Pers sesalkan laman lembaganya diretas tapi sependapat dengan pesannya

Nasional
Jakarta - Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menyesalkan terjadinya peretasan terhadap laman resmi lembaganya, yang beralamatkan di https//dewanpers.or.id, mengingat laman Dewan Pers kerap dijadikan rujukan orang banyak untuk memeriksa sejumlah hal terkait pers. "Kami menyesalkan lah, menurut saya peretasan itu tidak bijaksana orang yang memilih situs Dewan Pers," kata pria yang akrab disapa Stanley itu saat dihubungi di Jakarta, Rabu. "Situs itu kan untuk kepentingan publik, misalnya orang bisa mengecek seseorang wartawan abal-abal atau bukan, medianya terdaftar di Dewan Pers atau tidak," ujarnya menambahkan. Lebih lanjut, Stanley mengatakan di laman Dewan Pers juga terdapat banyak peraturan dan seruan terkait pers Indonesia, yang kerap dijadikan referensi untuk pemeriksaan berb...
Laman Dewan Pers diretas

Laman Dewan Pers diretas

Nasional
Jakarta - Laman Dewan Pers diretas seseorang yang belum diketahui identitasnya pada Rabu dini hari. Laman yang diretas menampilkan pesan dengan tulisan berwarna merah yang berlatar hitam, dan lambang burung garuda di atasnya. Pesan tersebut berbunyi: "Ketika garuda kembali terluka karena provokasi mahkluk durjana.. Ketika semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" kembali terabaikan karena aksi oknum yang mengatasnamakan agama.. Ketika ayat ayat suci jadi bahan perdebatan oleh orang orang yang merasa memiliki surga.. Ketika perjuangan pahlawan kemerdekaan sudah dilupakan begitu saja oleh mereka yang merasa paling berjasa.." "Tolong hentikan semua perpecahan ini, tuan.. Negaraku, bukan negara satu agama atau milik kelompok perusak adat budaya juga bukan milik satu golongan.." Pesan ters...